Home

Selasa, 21 Desember 2010

Kenapa rupa setan menakutkan ??


assalaamu'alykum kawan-kawan prof....
jumpa lagi
setelah lama prof betapa di gua imut
prof kini kembali membawa kabar gembira..
^^

satu hal lagi ni
ketika banyak temen-temen pada bercerita mistis dan sesajaen
takut??
kenapa mesti??
Itulah kira-kira pertanyaan yang sering muncul di benak kita saat melihat tayangan-tayangan konyol di televise, seperti dunia lain, dua dunia, o sram yang menampilkan perempuan jelek yang lagi nongkrong di atas pohon sambil ngakak-ngakak, atau si putih yang loncat-loncat kena batu trus jatoh…..
Kenapa kita takut dengan setan ??
Jawabannya simple…..

“karna kita ganteng”

Lho kok??

Mari kita bahas secara tuntas dan ndak jelas….
^^

Pernah denger sesame orang jelek dilarang mendahului??
Ya itulah prinsip orang jelek, begitu juga mahluk yang satu ini, dari sekian banyak jenis nya, tidak ada satu pun yang berpenampilan imut, lucu dan manis…..
Semuuuuaaaanya ….

JELEK dan SUPER ANEH
ga modis.....

Coba klo setan tu ada yang lucu, manis, imut ma seksi….
misal, ada yang kaya' agnes monica, seganteng artis korea gituuu
Weh….malem minggu kuburan pada rame tu….
Dan yang jelas…
mereka juga g modis, jorok..
yang di pake itu-itu aja, g ganti-ganti
coba yang loncat-loncat itu pake pink, apa merah pake motif bunga-bunga sekali-kali juga pake jas lah biar kerenan dikit
tiap minggu vecial, medikur juga
biar g jerawatan.., kan biar ganteng tu kaya artis
trus yang sering nempel di pohon...cewek kok g pernah kramas..,
rambutnya jorok, ga pernah di potong lagi...., panjang gitu..,
pake kosmetiknya juga aneh..., boleh bedakan..asal yangnatural geh..masak bedak satu kotak abis buat sekali nongkrong..gmana g boros

nah..klo dah  modis, bisa dandan, rapi,
kan g da yang takut ma setan….

tau g?
dari sesama jenisnya mereka tidak takut, tidak merasa aneh, dan menjalani hidup berdampingan seperti layaknya komunitas dalam social. Karna mereka sama, sati jenis dan itu menjadi hal yang biasa seperti kita hidup di tengah masyarakat yang sama-sama manusia. Kita merasa nyaman dan biasa.
Gitu deh…karena sesuatu penampilan yang beda…pikiran kita termentein untuk tidak menerima..perlu adaptasi lagi….

Satu lagi, setan di Negara kita adalah setan terkonyol yang pernah ada daam sejarah persetanan, inget drakula yang dengan gigi taring, vampire cina yang loncat-loncat atau skrim ?? hantu luarbiasa yang mencatatkan namanya di sejarah perhantuan internasional….
Sedang kita, gimana bias mencatatkan sejarah….orang kerjaannya Cuma loncat-loncat ma ngakak-ngakak diatas pohon….

Bagi kamu-kamu yang masih takut…ni ya tak kasih tahuuuuuuuuuuuuuuuuuu
Serius ni…
dari segi keilmuan, coba deh tu orang IPA yang berfikir rasional
setan itu jenis zar apa?? (Gas, Padat atau Cair)
berapa si kerapatan molekulnya?

dari segi agama
sadari saja, bahwa kita memang tidak hidup sendiri, seperti apa yang sudah ada di alqura
"tidak Aku ciptakan jin dan manusia....."
"dari kejahatan jin dan Manusia......"
"dan Allah sebaik-bainya penolong bagi mu"
kemudian..
Takutlah sama Tuhan saja,
Takut kok sama Setan

^^

Senin, 13 Desember 2010

Berteman dengan buku

assalaamu'alaikum kawan-kawan prof semuanya....
heeheee

hayu semyum dulu sebelum kita membaca artikel yang sedikit ngawur nan nglantur ini...

Ilmu merupakan hal yang sangat berharga didunia ini. Dengan ber_ilmu kita dapat menggam dunia, bahkan angkasa luas.

Ilmu ada di mana-mana, ada di kolong kasur, dilemari, di jalan-jalan, ditempat game, di kamar mandi dan tempat-tempat menarik lainya. Cara mendapatkanya pun bermacam-macam, ada yang dengan dilihat, ditusuk-tusuk, dibakar, dipukul atau hanya sekedar diajak ngobrol.

Sebagai mahasiswa yang tidak berpenghasilan dan masih menengadah kepada bo-nyok, kita harus jeli dalam mendapatkan ilmu, yang paling mudah dan murah adalah dengan melihat ;p . .
tidak percaya?
Saya katakan sekali lagi, hanya dengan melihat. . .

Melihat buku maksudnya. . ,
heehe
tapi jika saudara cerdas seperti saya, melihat keadaan sosial saja bisa mendapat ilmu. . ^^

Buku adalah benda paling fenomenal di dunia. Diburu oleh semua orang, benda yang tidak pernah lekang oleh waktu. Seseorang rela merogoh koceknya dalam-dalam hanya untuk membuat tempat penyimpanan buku, lengkap dengan rak yang berbaris-baris indah rupawan.

Berteman dengan buku tidak sesulit yang kalian bayangkan, hanya perlu 2 jam.
Caranya. . .
Tumpuk buku sampai dengan 10-15cm, lalu letakan kepala saudara diatasnya dengan berbagai posisi dan gaya, lalu silahkan pejamkan mata selama 2-3 jam. Jika sampai bermimpi, maka saudara sudah berteman dengan buku. . ,

Rabu, 03 November 2010

Menerima apa adanya itu iklas


khem khem
assalaamualikum kawan-kawan...
sedikit ketawa jika mengingat apa yang mau kita bahas pada bab kli ini...
ya...sedikit tentang rasa iklas dan implentasi dari sebuah kata cinta dan sayng...
hooohoo
kisah cinta remaja ini ceritanya...

x ;"dinda...ku sayang kamu apa adanya....
kamu juga kan???"

y : "iya....bang...dinda cinta abang apa adanya"

hueeeeeeeeeeeek huuuueeeeeeeeeeeeeeeek

apa yang di maksud "apa adanya"???
ada mobil??
ada rumah pribadi?
ada penghasilan tetap?
belanja bulanan tetap?

haem haem ...

silahkan buang ke got dan sisanya bakar di pantai..
lho lho ap ini...mau bakar ayam?
heeeheee

kawan kawan yang budiman-budiwati..., budi pekerti dan budi anduk...

apa si yang dimksud dengan menerima seseorang dengan "apa adanya"??

yang di maksud adalah...
menerima semua perilaku, sifat dan segala hal yang berhubungan dengan pasangan kita..
mau miskin, jelek, pembohong, selingkuhan, dah ndak perjaka, perawan....
tu bukan suatu halangan unutk saling menerima....

menerima berarti tidak menuntut...
namun belajar bersama-sama untuk memperbaiki diri....
menerima merupakan sebuah keilkasan diri unuk segenap jiwa dan raga (cieee..lebay) untuk dapat menerima keadaan diri pasangan....

cinta tidak sesempit itu kawan...

banyak beberap kasu perceraian karena tidak bisa menghargai kekurangn dan kelebiha pasangannya...
banyak pasangan lalu kabur setelah melihat dan mengetahui kekurangan yang ada dalam diri pasangannya....

STOP !!
isnt love !!

mulailah belajar untuk mencintai kekuranga pasangan kita....
dan tutuplah kekurngn itu dengan kelebihan yang kita miliki....

Sabtu, 30 Oktober 2010

Sampah berjalan

ya. , kata itu terdengar pertama kali waktu beberapa bulan setelah prof merubah status siswa menjadi mahasiswa. Sudah hampir empat setengah tahun sejak itu.

Sore hari ketika kami bersantai di angkringan mas slamet jalan surya. Diskusi dan obrolan rutin, yakni ce dan perkuliahan yang di bingkai dalam ejekan yang jenaka.

Ramai memang jalan yang di pagari oleh euforia bisnis kos-kosan yang mulai menjadi lahan basah seiring lahirnya kampus bernama "sebelas maret".

Ketika obrolan mulai beku, seorang teman yang doyan dengan pemandangan mahasiswi baru berkomentar "jalan surya memang surganya anak kos, lihat. .ramai sekali".
Lalu "apa. . .itu kan cuma sampah berjalan" sanggah seorang mas tingkat yang dari tadi tenang dengan nasi kucingnya. Kita semua kaget, bingung bercampur heran, dengan polos kami berkata "lho kok bisa mas?"
"liat aja mereka, dari kecil sampai besar jadi beban negara, bis lulus masih jadi tanggungan negara"
oup....weh...jadi berfikir kuadrat....
dung dung...
iya ya...em...
lallu kita jadi berfikir...lalu kita ini apa????

hah tidak kawan....saya adalah orang besar...dan saya harus melakukan hal yang besar juga....

nothink imposible....

ciat......jurus kunyk melempar buah....
hoohooo

ayo kit bekerj keras...ben jadi sampah yang bisa di manfaatkn dan di daur ulang....

Senin, 25 Oktober 2010

Skolah tanpa ijazah

Prof sudah memikirkan tema ini dari awal kuliah prof waktu masih di s1 dulu. Beberapa kali prof diskusikan dengan kawan-kawan, namun masih buntu juga dalam konsep dan alasan logis untuk melempar wacana ini.

Sekolah merupakan wadah, tempat atau wahana educasi. Segala bentuk pendidikan terdapat dan di tempa disini.
Dengan tujuan agar peserta didik dapat "berfikir scara benar" sehingga dapat merubah perilaku dan hidup dengan lebih baik.

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah berfikir benar seperti apa yang di maksud??
Hingga melahirkan perubahan prilaku dan hidup dengan yang lebih baik. .

Kawan-kawan semuamya, berfikir scara benar pada intinya adalah tahu benar menempatkan posisi diri dan apa yang harus dilakukan.

Dengan tujuan yang sudah ada, indikator-indikator itu juga di tentukan.

Menurut hemat prof, sekolah-sekolah hanya perlu menggunakan psikotes untuk menerima murid.
Bukan ijazah dan nilai-nilai

Jumat, 15 Oktober 2010

buku untuk mu untuk ku untuk kita semua


Asslaamu’alaikum semuanya….

Masih bersama prof dari bangsa rama kuno, mendongeng menceritakan segala sesuatu yang tida kalah menariknya dengan novel manapun....
juga tidak kalah membosankan dari kuliah yang duduk dan mendengarkan dosen bercerita masa mudanya di depan ruangan ber-ac

well...
Dari semenjak kita dilahirkan sampai sekarang, buku seolah menjadi makanan pokok disiplin-disiplin ilmu...termasukmenggambar yang seharusnya tidak ada kaitannya sama sekali dengan membaca dan menulis...
tapi itulah ilmu, semuanya harus di buat skrip-skrip agar dapat bermanfaat beberapa tahun kedepan.
Mungkin prof juga  ada keinginan untuk membukukan tulisan-tulisan yang tidak terlalu penting ini hehehee :)

Jika boleh prof bertanya.., ada yang suka baca atau mungkin hanya sekedar beli dan mengoleksi buku di lemari-lemari yang tertata rapi ??
Paling ndak komik atau novel…..
Tidak ada??
:) sangat menyesalkan, memabaca tidak akan membuat umur mu berkurang, tidak akan mengurangi hartamu juga..., membaca buku seperti menikmati tiap detik waktu yang berputar, seolah tidak ada waktu yang terbuang dengan sia-sia

Bagaimana jika dompet tidak mendukung?? tidak harus beli kawan-kawan, pergi seja ke toko buku lalu membacanyadisana, boleh jugamemminjam...
-----tapi hanya orang bodoh yang mau meminjamkan bukunya, dan hanya orang gila yang mau mengembalikan buku pinjamannya------

bagi kawan-kawan yang berdiam didaerah solo-joga dan sekitarnya
Biasanyanya mahasiswa untuk lebih berhemat, hanya sekedar photo-copy atau jalan-jalan kesriwedari, salah satu pasar buku di solo yang menyediakan tumpukan buku-buku bekas dengan harga yang sangat terjangkau.
jika tidak ada yang di cari, referansi soping jogja juga bisa…., tidak sedikit mahasiswa atau pelajar solo yang berkunjung kesana..

Kawan-kawan, buku itu ibarat tanah, yang ndak pernah habis kegunaanya…
Buku itu investasi jangka panjang….

Buku adalah investasi yang didalamnya tersimpan harta yang ndak pernah habis…, dialah ilmu
Bisa disimpan, Tidak pernah habis walau dibagi-bagi, mudah untuk dibawa, bisa dibaca kapan saja dimana saja,
teman diwaktu bosan, bisa juga tu di coret-coret klo belum puas bacanya…
Beli buku juga tidak harus dibaca sekarang, karena keterbatasan waktu yang hanya 24 jam sehari.
Tapi sEtiap saat kita butuhkan , buku siap kita minta tolong untuk menjadi teman diskusi yang menarik. Tidak harus beli buku mahal, buku ilmu-ilmi tinggi atau apalah itu yang buat kaca mata makin tebel ….
Cari buku yang kita sukai, ambil pesan dari sana, lalu terapkan yang baik didalam proses hidup.

Selamat mencoba....
seorang penulis adalah seorang pembaca yang baik
karena dengan menulis, kita membaca dua kali
maka, jadilah penulis dan pembaca yang baik :)

Egois sosialis


Assalaamu”alaykum kawan-kawan semuanya. . …

Apa kabar hari ini…..
Masih semangat menghadap hari esok kah??
Haahaaaa…..keep your spirit friends……

sekarang…prof mau berbagi tentang kehidupan…
seperti biasa..,
Ada sedikit hal yang ingin prof sampaikan kepada kawan-kawan terkait dengan kehidupan yang kita jalani ini. Bbeeeeeeeh…………..berat2

Ndak-ndak…ayo mulai diskusi…..
Begitu banyak proses yang sudah kita ambil dalam menjalani hidup, kita petik hal baiknya hingga samapai tidak tahu kemana hasil petikannya itu….heeehee
Karena kadang kita lupa, lupa untuk menggunakan akal dan hat kita untuk menyelesaikan berbagai polemik hidup.. iya kaaaan……
kenapa..
karena bamarah sudah menguasai diri, atau hati sudah tertutup dengan keserakahan dunawi. Banyak orang yang ingin dirinya dimengerti, namun sedikit sekali yang mau mengerti dan menghargai keberadaan seseorang lainya, sehingga kadang muncul kata

“egois sosialis”…..

Yaa…..itu adalah seseorang dimana seseorang tersebut menempatkan dirinya sendiri pada tempat yang istimewa, sepesial dan eksklusif. Merasa "paling" diantara yang lainya. Paling benar, paling bisa dan paling dalam segala hal. Kawan, kita bukan Tuhan yang selalu sempurna dengan apa yang dimilikinya, kodrat kita adalah manusia yang selalu salah dan berusaha menjadi benar dan lebih baik. seperti apa yang di pesankan oleh film berjudul "10",bahwa kita tidak akan bisa menjadi sepuluh, tapi kita harus berusaha menjadi sepuluh.

Dalam hubungannya dalam komunitas sosial, akibatnya orang tersebut akan sulit diterima oleh lingkungan sosialnya, atau mungkin sebaliknya, baik dalam berkomunikasi maupun dalam hal umum adalah interaksi, sehingga terjadi distorsi pesan, karena interaksi yang hanya berjalan searah tanpa ada timbal balik.
kenapa??
karena sudah tidak diterima oleh lingkungan, mereka cenderung untuk membiarkan setiap komunikasi yang dia (egois sosialis-red)sampaikan.
Dampak yang terjadi pada diri individu tersebut adalah lambatnya proses berkembang didalam interaksi komunitas sosialnya.

Seseorang tersebut tidak pernah tahu bagaimana mengerti seseorang, bagaimana berempaty, bagaimana menempatkan diri pada situasi tertentu yang sering kita sebut dengan kedewasaan.
Lalu apa yang harus kita perbuat untuk menghindari penyakit ini..????
Ada pemikiran prof yang ingin prof usulkan kepada kawan kawan, yakni

“cobalah untuk mengerti seseorang tanpa ingin dimengerti”

Mulai dari diri kita sendiri, cobala untuk berempati, memahami keadaan orang lain saat kita ingin bertindak sesuatu.
Komunikasikan niat kita dengan bahasa hati, lakukan dengan hati lalu itulah integritas yang berlandaskan hati.

Hal yang kongkrit yang bisa dipahami adalah melakukan hal yang sebaliknya dengan halyang di atas sudah di paparkan, yakni tidak bersikap eklusif, bersikaplah biasa saja. Sederhana dalam bertindak dan bertutur merupakan budaya dan karakter bangsa kita, namun eklusif dalam pemikiran.

low profile saja
;)