Home

Jumat, 15 Oktober 2010

buku untuk mu untuk ku untuk kita semua


Asslaamu’alaikum semuanya….

Masih bersama prof dari bangsa rama kuno, mendongeng menceritakan segala sesuatu yang tida kalah menariknya dengan novel manapun....
juga tidak kalah membosankan dari kuliah yang duduk dan mendengarkan dosen bercerita masa mudanya di depan ruangan ber-ac

well...
Dari semenjak kita dilahirkan sampai sekarang, buku seolah menjadi makanan pokok disiplin-disiplin ilmu...termasukmenggambar yang seharusnya tidak ada kaitannya sama sekali dengan membaca dan menulis...
tapi itulah ilmu, semuanya harus di buat skrip-skrip agar dapat bermanfaat beberapa tahun kedepan.
Mungkin prof juga  ada keinginan untuk membukukan tulisan-tulisan yang tidak terlalu penting ini hehehee :)

Jika boleh prof bertanya.., ada yang suka baca atau mungkin hanya sekedar beli dan mengoleksi buku di lemari-lemari yang tertata rapi ??
Paling ndak komik atau novel…..
Tidak ada??
:) sangat menyesalkan, memabaca tidak akan membuat umur mu berkurang, tidak akan mengurangi hartamu juga..., membaca buku seperti menikmati tiap detik waktu yang berputar, seolah tidak ada waktu yang terbuang dengan sia-sia

Bagaimana jika dompet tidak mendukung?? tidak harus beli kawan-kawan, pergi seja ke toko buku lalu membacanyadisana, boleh jugamemminjam...
-----tapi hanya orang bodoh yang mau meminjamkan bukunya, dan hanya orang gila yang mau mengembalikan buku pinjamannya------

bagi kawan-kawan yang berdiam didaerah solo-joga dan sekitarnya
Biasanyanya mahasiswa untuk lebih berhemat, hanya sekedar photo-copy atau jalan-jalan kesriwedari, salah satu pasar buku di solo yang menyediakan tumpukan buku-buku bekas dengan harga yang sangat terjangkau.
jika tidak ada yang di cari, referansi soping jogja juga bisa…., tidak sedikit mahasiswa atau pelajar solo yang berkunjung kesana..

Kawan-kawan, buku itu ibarat tanah, yang ndak pernah habis kegunaanya…
Buku itu investasi jangka panjang….

Buku adalah investasi yang didalamnya tersimpan harta yang ndak pernah habis…, dialah ilmu
Bisa disimpan, Tidak pernah habis walau dibagi-bagi, mudah untuk dibawa, bisa dibaca kapan saja dimana saja,
teman diwaktu bosan, bisa juga tu di coret-coret klo belum puas bacanya…
Beli buku juga tidak harus dibaca sekarang, karena keterbatasan waktu yang hanya 24 jam sehari.
Tapi sEtiap saat kita butuhkan , buku siap kita minta tolong untuk menjadi teman diskusi yang menarik. Tidak harus beli buku mahal, buku ilmu-ilmi tinggi atau apalah itu yang buat kaca mata makin tebel ….
Cari buku yang kita sukai, ambil pesan dari sana, lalu terapkan yang baik didalam proses hidup.

Selamat mencoba....
seorang penulis adalah seorang pembaca yang baik
karena dengan menulis, kita membaca dua kali
maka, jadilah penulis dan pembaca yang baik :)

Egois sosialis


Assalaamu”alaykum kawan-kawan semuanya. . …

Apa kabar hari ini…..
Masih semangat menghadap hari esok kah??
Haahaaaa…..keep your spirit friends……

sekarang…prof mau berbagi tentang kehidupan…
seperti biasa..,
Ada sedikit hal yang ingin prof sampaikan kepada kawan-kawan terkait dengan kehidupan yang kita jalani ini. Bbeeeeeeeh…………..berat2

Ndak-ndak…ayo mulai diskusi…..
Begitu banyak proses yang sudah kita ambil dalam menjalani hidup, kita petik hal baiknya hingga samapai tidak tahu kemana hasil petikannya itu….heeehee
Karena kadang kita lupa, lupa untuk menggunakan akal dan hat kita untuk menyelesaikan berbagai polemik hidup.. iya kaaaan……
kenapa..
karena bamarah sudah menguasai diri, atau hati sudah tertutup dengan keserakahan dunawi. Banyak orang yang ingin dirinya dimengerti, namun sedikit sekali yang mau mengerti dan menghargai keberadaan seseorang lainya, sehingga kadang muncul kata

“egois sosialis”…..

Yaa…..itu adalah seseorang dimana seseorang tersebut menempatkan dirinya sendiri pada tempat yang istimewa, sepesial dan eksklusif. Merasa "paling" diantara yang lainya. Paling benar, paling bisa dan paling dalam segala hal. Kawan, kita bukan Tuhan yang selalu sempurna dengan apa yang dimilikinya, kodrat kita adalah manusia yang selalu salah dan berusaha menjadi benar dan lebih baik. seperti apa yang di pesankan oleh film berjudul "10",bahwa kita tidak akan bisa menjadi sepuluh, tapi kita harus berusaha menjadi sepuluh.

Dalam hubungannya dalam komunitas sosial, akibatnya orang tersebut akan sulit diterima oleh lingkungan sosialnya, atau mungkin sebaliknya, baik dalam berkomunikasi maupun dalam hal umum adalah interaksi, sehingga terjadi distorsi pesan, karena interaksi yang hanya berjalan searah tanpa ada timbal balik.
kenapa??
karena sudah tidak diterima oleh lingkungan, mereka cenderung untuk membiarkan setiap komunikasi yang dia (egois sosialis-red)sampaikan.
Dampak yang terjadi pada diri individu tersebut adalah lambatnya proses berkembang didalam interaksi komunitas sosialnya.

Seseorang tersebut tidak pernah tahu bagaimana mengerti seseorang, bagaimana berempaty, bagaimana menempatkan diri pada situasi tertentu yang sering kita sebut dengan kedewasaan.
Lalu apa yang harus kita perbuat untuk menghindari penyakit ini..????
Ada pemikiran prof yang ingin prof usulkan kepada kawan kawan, yakni

“cobalah untuk mengerti seseorang tanpa ingin dimengerti”

Mulai dari diri kita sendiri, cobala untuk berempati, memahami keadaan orang lain saat kita ingin bertindak sesuatu.
Komunikasikan niat kita dengan bahasa hati, lakukan dengan hati lalu itulah integritas yang berlandaskan hati.

Hal yang kongkrit yang bisa dipahami adalah melakukan hal yang sebaliknya dengan halyang di atas sudah di paparkan, yakni tidak bersikap eklusif, bersikaplah biasa saja. Sederhana dalam bertindak dan bertutur merupakan budaya dan karakter bangsa kita, namun eklusif dalam pemikiran.

low profile saja
;)

Rabu, 29 September 2010

problem is a friend not is a foe


selamat beraktivitas wahai orang-orang yang selalu bersemangat dalam menjalani hari
selalu kokoh dalam terpaan badai
dan selalu bangkit walau berkali-kali jatuh
prof lama mendengar kawan-kawan yang bercerita tentang masalah-masalah dalam hidunya. ,

selalu berakhir dengan berteriak, memukul tembok yang tidak berdosa, lemas, lunglai, serasa dunia kan berakhir dan berputus asa

wah wah seakan dunia akan kimat dan matahari terbit dari barat . . ,

bahkan sampai gantung diri.



saya bilang "si alay" lag crita seakan tidak berTuhan. . .



"trobel is a friend but trobel is a foe. . ."

(lenka)



kehidupan adalah sebuah proses yg sustainable. Step by step kita melangkah pada lantai kebijakan, kearifan, kesabaran dan kedewasaan.

Setiap step seperti level pada game, dari yang mudah hingga yang sulit.
^^ tapi bernafas legalah kawan, karna Tuhan tidak akan memberi ujian di luar kemampuan kita..,

kawan, pada dasar-nya masalah adalah sbuah nikmat., disana ada pemblajaran yg tidak ternilai. . .

tiap kita menyelesaikan masalah, tiap itu juga kita mendapkan bekal untuk menyelesaikan ujian selanjutnya. .


Jangan pernah lari,

jangan berhenti. ,

jangan berputus asa

karena setiap ada usaha pasti ada jalan kawan...

hadapi hari dengan berlari...yakinlah pada diri sendiri
bahwa diri mu layak untuk mendapatkan tantangan ini

Bagaima jika tidak bisa di selesaikan??



^^ maka serahkan kembali
dan mengadulah pada Tuhan, karna Dia pemilik yang di bumi dan di langit. . .
segala permasalahan dan jalan keluar


"ambil hikmahnya ambil indah. .

cobalah menari cobalah bernyanyi.." (iwan fals)



so . , enjoy with every ur problem. .

Come on

keep ur beuty smile ^^



Smakin banyak seorang menghadapi dan menyelesaikan masalah

maka smakin bijaklah ia., semakin ariflah ia.,

Senin, 23 Agustus 2010

konsekuensi cinta

Sragen (23/8),
Ok. .qt mulai dg bacaan basmasalah

^^



stiap kali "cinta" di katakan, stiap waktu dimana spasang saling menatap dan berkata dengan lirih "hei..., tau kah kamu., bahwa aku mencintaimu..."



su suet. .



Lalu yang terbayang adalah slalu berdua, ketawa-ketiwi menikah dan hidup bahagia,.

*skali lag., su suet. .



kemudian yang menjadi pertanyaan adalah., apa iiya kita bisa hidup hanya dengan kata "cinta" ??



Saya tegas kan. ,



Tidak. . !



bahkan kita tidak akan kenyang dengan mengucap dan melihat tulisan "cinta"



oke. , agar kata "cinta" dapat menghidupi kita lahir dan batin. , saya perkenalkan teori baru _ramaisme_, yaitu teori yang saya namakan teori "konsekuensi cinta"..,



hem. .apa lag itu ya??



Teori konsekuensi cinta menjelaskan bagaimana cinta di letakan pada sesuatu yang harus jalankan.

Artinya, ada sesuatu dampak atau resiko dalam cinta itu sendiri.



cinta merupakan sbuah ikrar. . . _untuk saling menjaga_,



menjaga untuk saling memenuhi kebutuhan pasangan. ,

ada 2 jenis kebutuhan yang akan di cetuskan;

a. Materi

b. Non-Materi



materi merupakan kebutuhan seharihari atau dapat juga disebut dengan kebutuhan pokok atau jasmani. .,

misal rumah, makan, sandang dll



sedangkan kebutuhan non-materi merupakan kebutuhan seorang manusia berdasar khidupan sosialnya.

Contohnya kebutuhan untuk di hargai, diperhatikan, disayang, dilindungi dan sbgainya. .



dari beberapa keterangan di atas, kita dapat menyimpulkan bahawa mencintai seseorang berarti siap untuk menerima dan memenuhi kebutuhan hidupya, Materi maupun non-materi.



jadi apa menurut saudara sekarang sudah merasa mencintai pasangan saudara....??

atau hanya untuk memuaskan kebutuhan saudara sendiri??

mulai dari sekarang saat ini.., tanyakan pada diri..,



salam sekolah kehidupan ramaisme

Rabu, 30 Juni 2010

Cara menghadapi ujian ala ramaisme

Bermula dari kata "belajar", maka kata "tes" atau "ujian" juga terlahir. Sebagai bukti bahwa proses belajar yang telah selesai.

Materi yang di ujikan biasanya ada dua bentuk, yakni berupa scien dan social. .
Haaha. .sok tau banget ya. . ^_^

ok. .scient biasanya dari keluarganya matematika, fisika, kimia sampai dengan biologi..
Nah. , social tu gank nya sejarah, politik, komunkasi, akutansi dan temen-temene. .

Namun. .dan tapi. .
Prof lebih suka menggolongkan materi tersebut kedalam dua golongan. .
Yaitu golongan menghitung dan golongan hapalan/ pengertian. . .

Kita mulai pembahasan anak-anak. ,

Golongan yang pertama, adalah golongan ilmu hitung.
Cara untuk menaklukan ilmu ini adalah dengan berlatih mengerjakan soal-soal yang ada. ,
so. .hasil ; usaha
memperhatkan guru di kelas sangat penting. , karna bisa membntu sbgai penerjemah. .

Golongan yang ke dua..adalah golongan ilmu hapalan. . ,
caranya. .sukai dulu ilmu nya. , lalu perbanyak saja diskusi dengan teman, jangan lupa bawa bekal ilmu sebelum diskusi. . Bisa ma gank ato sapalah yang bisa d ajak diskusi. .
Ni juga sangt penting memperhatikan guru.,

jadi saat menjelang hari H. .kalian bisa tdur. ,

BTW. ,jaga kondisi fisik. , karna saat ujian, kondisi fit kalian bisa membntu otak untuk bekerja maksimal. . .

Ada diskusi?
Silahkan hubungi prof. .
Salam sehat. .

Minggu, 20 Juni 2010

aritoteles dan manusia


Assalamu’alaykum kawan-kawan Prof…..
Dalam pembahasan kali ini kita akan mengupas tentang seberapa manusiakah kita…
Dalam tahap sebagai apa diri kita ini sebenarnya..

Tentu kita ketahui bersama bahwa manusia merupakan maklhuk paling sempurna di bandingkan yang liannya (hewa, tumbuhan dan mikroba). Namun apakah kita pernah berfikir mengapa manusia di daulat makluk yang paling sempurna….

Bagaimana dan kenapa……

Mari kita bahas bersama..

Pakar disiplin Ilmu komunikasi sperti mas Jalaludin Rakhmat atau Mas Muhammad mufid sampai Abdullah Masmuh mengatakan bahwa manusia adalah hewan yang berkomunikasi. Berbeda dengan aristoteles yang menjadikan manusia sebagai hewan yang berfikir atau berakal budi (animal rationale)….

Lalu, apakah hewan seperti kuda, sapi, amoeba, kucing, tikus sampai tumbuh-tumbuhan juga tidak melakukan komunikasi seperti kita…??

Ciri khas manusia adalah berfikir, hewan dan tumbuhan tidak memiliki pikiran seperti manusia, atau yang lebih dikenal dengan akal. Hal ini untuk membedakan manusia dengan makhluk yang lain. Aristotels memberikan tiga jenis mahluk hidup dengan roh yang tarafnya bertingkat-tingkat. Ketiga roh tersebut antara lain :
1. Roh Vegatatif (anima Vegetativa)
Merupakan roh yang paling rendah tingakatanya yang dimiliki oleh golongan tumbuh-tumbuhan. Fungsi roh vegetatif terbatas pada
>makan
>tumbuh menjadi besar
>berkembang biak

2. Roh Sentif (anima sensitiva)
Roh ini dimiliki oleh kaum hewan. Sehingga binatang memiliki roh vegetaif dan sensitif.binatang selain menjadi besar dan berkembang biakjuga mempunyai perasaan, naluri dan nafsu sehingga mampu mengamati, bergerak dan bertindak.

3. Roh Intelek (anima inteletiva)
Roh intelek di miliki oelh anak Adam, taraf yang paling tinggi. Sehingga manusia memiliki ke-tiga anima atau roh. Karena memiliki roh yang lengkap itulah manusia menjadi besar, berkembangbbiak, bernafsu, bernaluri, bergerak, bertindak juga berpikir. Dengan berpikir inilah manusia mempunyai kesadaran. Sadar apa yang harus diperbuat, sadar apaynag tidak boleh dan boleh dilakukan.

Dari yang sudah ada dari ketiga jenis roh, kita termasuk dalam tingkat yang mana,.
Jika kita masih belum bisa membedakan baik buruknya sesuatu, atau yang seharusnya di lakukan dan tidak…
Maka kita masih pada tingkat anima sensitiva…..

Senin, 24 Mei 2010

kepemimpinan astabrata


Tatkala Berata menyusul kakaknya ke dalam hutan,Rama mengajari adiknya tentang sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang raja.Berata ditugasi menduduki tahta kerajaan Ayodya,manakala Sri Rama melaksanakan perintah raja Ayodya dibuang ke hutan karena sumpah sang ayah.
Dan ajaran Asta Brata ini pula diajarkan kembali kepada Wibisana ketika akan menduduki tahta kerajaan Alengkapura,menggantikan kakaknya Rahwana .Syarat-syarat yang diajarkan itu terkemal dengan nama Asta Brata.
Asta Brata sendiri dikutip dari Manawa DharmaSastra (Kitab Hukum Hindu),dan dari kisah Wira Carita Ramayana mengartikannya sebagai delapan sifat yang menjadi landasan untuk bertindak sebagai seorang raja.Di Bali dan di Indonesia pada umumnya uraian Asta Brata ini dikenal melalui kekawin Ramayana atau serat Rama di Jawa.
Sifat seorang raja adalah terhimpunnya delapan sifat dewa kahyangan,sehingga raja sangat berwibawa.Penggambaran sifat raja semacam ini juga ditemukan dalam kitab Negara Kertagama karya pujangga besar Mpu Prapancadi Majapahit pada masa Prabu Hayam Wuruk.
Adapun kedelapan sifat dewa yang digambarkan dalam Asta Brata itu meliputi :
1).Indra Brata,2).Yama Brata,3) Surya Brata,4).Candra Brata,5) Bayunila Brata,6)Kuwera Brata,7).Baruna Brta,8). Agni Brata.
Seorang raja (pemimpin) itu harus dapat mencerminkan sifat-sifat :

1. Indra Brata,
beliau sebagai dewa hujan.Pemimpin hendaknya mampu menciptakan kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyatnya.
2. Yama Brata,
dewa penegak kebenaran. Pemimpin hendaknya tidak pilih kasih dalam menjatuhkan hukuman bagi rakyatnya.
3. Surya Brata,
beliau memberikan penerangan menyeluruh dan merata.Pemimpin harus tegas dalam mengambil suatu keputusan dan selalu bertindak persuasif,serta dapat memberi pencerahan kepada rakyatnya.
4. Candra Brata,
bersifat menyejukan,tenang,dan lemah lembut.Seorang pemimpin mampu menyenangkan hati bagi rakyatnya.
5. Bayunila Brata,
beliau berifat angin yang dapat memasuki semua tempat.Pemimpin itu senantiasa mengayomi rasa aman dan bertanggungjawab secara transparan.
6. Kuwera Brata,
dewa pemurah hati pemberi kekayaan atau dewa uang. Pemimpin mampu mengelola sumber kekayaan alam untuk kesejahteraan seluruh rakyat.
7. Baruna Brata,
dewa penguasa laut dengan senjata Nagapasanya.Pemimpim minimal memiliki pengetahuan yang luas untuk mengikat semua pendapat,dan secara cepat menyimpulkannya.
8. Agni Brata.
Dewa api,sifat api ganas tak pandang bulu.Seorang pemimpin selain dapat membangkitkan semangat seluruh rakyat untuk membagun,juga berani menghadapi setiap tantangan dan selalu dapat mengatasinya.Kalau berperang selalu dipihak yang menang.

Asta Brata ini dapat kiranya dijadikan petunjuk dan dasar pengelolaan manajemen terutama manajemen hubungan antar personal (human relation),dalam usaha mencapai suatu tujuan,tanpa mengabaikan rasa kemanusiaan dari semua pihak baik pemimpin maupun yang dipimpin. Melihat keberadaan ajaran Asta Brata ini digubah ribuan tahun dan merupakan hasil pemikiran yang sangat tinggi dari Guru Besar ( Begawan) pada masanya, dan kini diwarisi kepada kita sekalian

sumber :
oleh: gustibendesa
Pengarang: Bantas; Cs
http://id.shvoong.com/humanities/religion-studies/1969631-sudah-saatnya-beralih-ke-kepemimpinan/