Home

Minggu, 21 Oktober 2012

skripsweet

setiap malam, walau tanpa bintang dan bulan
berteman gelap, asap mengepul, jari di atas keybord, kepala mendongak ke atas tanda otak sedang berpikir...
mahasiswa tingkat akhir berteman sepi, skripsweeet..

assalaamu'laikum wr wb
selamat siang dan sejahtera di siang yang hampir hujan, matahari sedikit malas hari ini untuk keluar dari singgasananya.., dan saya, prof dari suku bangsa ramaisme kuno kembali ke peradaban, untuk mencerahkan hati yang gelap, membongkar pemikiran feodal, menghujam mitos dengan lgika kebenaran...
hahahahaa :D

Jumat, 07 September 2012

Be a different

assalaamu'aaikum para sahabat yang di mulyakan Allah
sholawat serta salam kepada nabi penutup, seseorang yang memgang teguh idealism, lemah lembut dan menjadi sauri teladan yang baik bagi seluruh umat, Muhammad rasulullah saw beserta para sahabat.

sahabat ramaisme yang budiman, masih setia mengunjungi blog yang sepertinya tidak habis untuk mengupas segala sesuatu yang berada di lingkungan kita, namun jarang sekali menjadi perhatian mata untuk dibahas lebih lanjut. Seperti kata pepatah, upil di kelopak mata tak nampak, sedang sapi di sebrang lautan terlihat, maka begitulah blog ini ada. Menceritakan sisi-sisi yang luput dari perhatian kita.
manusia kembali pada fitrah yang mudah khilaf, dosa dan salah..tambah satu lagi..lupa
tapi tidak apa-apa.., karna disini prof ada untuk kalian semua...
hehehehee

Dalam kesempatan kali ini, prof akan menjadikan pilihan dalam menjalani hidup sebagai tema utama. Ada beberapa yang kadang kita menjadi bingung mau menjadi seperti apa, bagaimana cara menjadilinaya dan lain sebagaimnnya. Dengan judul be a different...kita bahas tema kali ini secara tajam, tuntas, lugas, tegas dan bias :p
seperti apa si orang yang berbeda??
orang yang berbeda adalah orang yang berbeda dari kebanyakan, contohnya jika semua orang menganut mazab nilai tertinggi, dia nilai rendah juga tidak apa-apa :D
kemudian jika semua orang ingin punya pacar, dia lebih memilih ngejomblo
hahahaaa bukan-bukan itu..walau hampir benar :D

Dalam kitab Alramawi hal 27 Bab 4 tentang Beda,
Beda di artikan sebagai sesuatu yang tidak sama :D atau tidak serupa, itulah beda, yang meliputi makna, arti dan tujuan....

Sahabat yang dimulyakan.....
Seseorang menjalani hidup dengan berbagai jalan menurut apa yang ia yakini, yang di anggap benar dan menjadi peta hidupnya. Ada yang biasa-biasa saja, mengikuti arus air dan menjadi daun yang kering di atas aliran air, ada yang berdiri diatasnya, membisu dalam ribuan bahasa, ada juga yang menentang aliran air. Semua sah-sah saja, karena itu menjadi pilihan dan menjadi hak individu.
Seperti prof yang mencoba membangun dalam suasana yang berbeda, be a different. Ini adalah sebuah pilihan yang prof pilih untuk mejadilani hidup, mencoba jalan lain yang tidak terfikirkan oleh orang lain, atau jalan tikus yang tidak pernah terlihat oleh mata walau dekat dengan kaki. Akan banyak pertentangan, karna prof mencoba membangun budaya baru, kebiasaan baru dan susuatu yang nantinya akan menjadi sebuah kebiasaan.
Manusia hidup berdasar budaya yang berkembang didalam masyarakat, persepsi-persepsi yang timbul akan menjadi sebuah kebenaran manakala semua orang menganggap bahwa itu hal yang benar (kebenaran bersifat relatif). Seperti halnya sekolah harus di intitusi pendidikan, bahwa kecerdasan seseorang di ukur melalui nilai-nilai diatas selembar kertas, atau kesuksesan dengan tolak ukur menjadi seoran pegawai. Budaya umum ini menjadi kibat untuk menilai sesuatu.
Pada akhinya semua mulai mengikis, banyak fakta yang mengungkapkan bahwa hal-hal semacam itu merupakan pandangan umum dan untuk orang-orang umum
>> jika mau menjadi orang biasa, lakukan hal-hal yang biasa
>> orang besar selalu berfikir besar dan melakukan hal-hal yang besar

tink different

Jika mau menjadi orang yang biasa, maka berikaplah biasa, seperti menjadi orang kebanyakan. Siklus hidup manusia biasa adalah tumbuh, bekerja dan mati. Tanpa pengingatan dia mati menjadi seorang seperti apa, Soekarno tidak akan menjadi bapak negara jika ia melakukan hal-hal yang biasa, atau Bill Gates, Einstein sekalipun. Semua tokoh-tokoh itu berfikir berbeda dari orang kebanyakan kawan. Bukan berdiam diri dalam kamar, tumbuh seperti pemuda yang lain, menjadi petani seumur hidup, tanpa ada goresan tinta di kanfas-kanfas yang ia milliki.

Berfikir berbeda dari kebanyakan, seperti inovas dan terobosan yang akan menjadi kibalt baru. Jadilah seorang pemimpin yang dapat memecahkan solusi tanpa masalah baru. Dengan berfikir beda.
Karena seseorang yang menciptakan peradaban baru selalu berfikri beda, keluar dari goa, keluar dari frame kemudian menjadi seseorang seutuhnya...

be a different, be a BEDA

Rabu, 22 Agustus 2012

kebenaran manusia adalah kebenaran sejarah


Assalaamu'alaikum sahabat yang dimulyakan Allah
para syuhada dan pejuang-pejuang perang melawan hawa nafsu...
semoga kita termasuk dalam jihad fisabilillah
sudah lama kita meninggalkan sesi diskusi yang kadang menarik ini
namun semoga masih dinanti oleh sahabat-sahabat ramaisme di seluruh bumi nusantara

Kebenaran adalah persesuaian antara pengetahuan dan obyek.
Kebenaran adalah lawan dari kekeliruan yang merupakan obyek dan pengetahuan tidak sesuai.
Roda sebuah mobil berbentuk segitiga. Kenyataannya bentuk roda adalah bundar, karena pengetahuan tidak sesuai dengan obyek maka dianggap keliru. Namun saat dinyatakan bentuk roda adalah bundar dan terjadi kesesuaian, maka pernyataan dianggap benar.
Pengetahuan yang benar adalah pengetahuan yang sesuai dengan obyek, yakni pengetahuan yang obyektif. Karena suatu obyek memiliki banyak aspek, maka sulit untuk mencakup keseluruhan aspek (mencoba meliputi seluruh kebenaran dari obyek tersebut)
Pertanyaan tentang kebenaran, banyak diperdebatkan oleh teologiwan, filsuf, dan ahli logika.
Salah satu cara sederhana untuk mempelajari suatu subjek adalah menentukan segala sesuatu yang bisa benar atau salah, termasuk pernyataan, proposisi, kepercayaan, kalimat, dan pemikiran. Maka daapat disimpulkan bahwa kebenaran mempunyai dasar yang jelas, yakni tentang suatu objek dan informasi, bukan tentang nilai-nilai etika dan moral.

Hal ini akan nampak berbeda dengan keadaan yang timbul di masyarakat, ketika seorang yang dianggap baik menjadi benar seumur hidupnya, yang populer taqlid kepada sesuatu. Apapun yang menjadi fatwanya adalah sebuah kebenaran, walau kadang diluar logika. Ini fenomena yang ada didalam masyarakat kita. Kebenaran tanpa didasari oleh seuatu yang jelas, menimbulkan ketergantungan pada masyarakat sebagai ma'mum. Akibatnya masyarakat menjadi malas untuk belajar dan bergerak untuk maju, karena selamanya akan menjadi ma'mum tanpa mengkritisi apa yang menjadi sebab kebenaran.Pendidikan tersebut juga mulai merambah dunia media, dimana pembenaran atas sesuatu akan terjadi oleh sebab pemilik modal. Lihat saja stasiun televisi yang pilih untuk bisu ketimbang menjadi benar di dalam pemberitaan yang menyangkut sekandal pemilik modal terbesar.

Masyarakat terus di manja dengan dogma-dogma yang membubuh pemikirannya sendiri, pengkebiran atas kecerdasa intelektual dimana dogtrin menjadi momok yang harus di hindari, alasannya sederhana, ketika kekuasaan dan pengaruh yang mampu menghegemoni membuat raja-raja seperti di surga. Berkeliling harta, kehormatan dan tahta, bukankah ini ujian yang nyata ? :D

Kebenaran manusia adalah kebenaran sejarah, dimana persepsi yang baik akan terus dianggap baik, lupa bahwa all will be change (semua pasti berubah), hanya perubahan dan waktu itu yang abadi. Manusia memiliki keinginan dan nafsu, manusia pasti salah karena itu adalah sebuah fitrah, manusia hanya dapat belajar untuk menjadi baik, bukan baik selamanya...,
maka tidak ada kebenaran yang hakiki di dalam teori dan fatwa manusia, karena seperti biologis manusia, mereka akan tumbuh dan berkembang...
hanya perubahan dan waktu yang abadi
sedang kebenaran manusia hanya seperti buah kelapa yang tidak tahu kapan akan jatuh, bisa cepat, namun bisa lambat...

Sabtu, 28 Juli 2012

uncle Sam, mencuri kedelai

Waktu SD, ada nyanyian tentang nenek moyang kita itu seorang petani..ada juga versi pelautnya..
artinya identitas kita ini orang pelaut dan petani..,
begini jika tidak salah lagunya :

nenek moyang ku seorang petani
jenggotnya panjang seperti tali
di ulur-ulur, kesana kemari
menanam ubi, di kebun kami

dari berburu sampai meramu, nomeden dan menetap
siklus manusia yang masih di akui kebenarnanya sampai sekarang
walau secara metode tri angulasi, kebenaran tersebut tidak bisa di pertanggung jawabkan
karena tidak ada informan dari manusia purba
heheheee :D
hal ini juga berlaku di indonesia, tapi mungkin bedanya klo di indonesia ini g perlu berburu...,
soalnya jalan satu langkah aja udah nemu buah pisang, kelapa, sawit sampe buah mojo (pahit)
penduduk yang tinggal di tanah tropis sudah di manjakan dengan keadaan alam yang sudah seperti surga
bedanya disini dilarang mandi di kolam susu.., susu lagi naik soalnya...biasa.., mau lebaran

setelah beribu-ribu tahun kemudian, penduduk yang malas-malas ini menetap, berkumpul dan berkelompok
menciptakan sebuah kebudayaan berupa tari-tarian, lagu sampai upacara-upacara kelahiran anak kepala suku atau upacara poligaminya si raja
kemudian berkembang menjadi peradaban yang terus maju..sampai sekarang
keadaan alam sudah berbeda, namun kesuburan masih tetap sama
penduduknya ada yang pinter ada juga yang setengah pinter
yang rada-rada pinter bisa nglola lahan yang ada, dan dapat di teruskan kepada generasi berkutnya
tidak ada kerusakan yang di timbulkan..karena mereka yang pinter-pinter ini sadar, kebutuhan pangan dan segala yang berbau kebutuhan pokok akan mereka cari sampai mati...

lain lagi ceritanya sama yang pinternya cuma setengah-setengah..,
dikira hidup cuma dia aja gitu.., anak sama cucunya biar nyari makan sendiri
semua dibuat bangunan, pabrik sembarangan, tanpa pertimbangan lingkungan hidup yang berkelanjutan
sistem drainasi airase tanah berantakan.., siklus hidrolgi bocor
akhirnya banjir kemana-mana, air bersih susah.., belum pada mikir juga -_-

beberapa hari terakhir, media masa dan telivisi rame-rame ngomongin tentang kedelai,
presiden yang terhormat dan elegan ngasih sambutan, bahwa kedelai langka dipasaran karena amerika lagi musim kemarau, memuaskan sekali..bener..kedelai impor
tapi kenapa harus impor, jika lahan di papua, sumatra, kalimantan nganggur..

petani kedelai beralih ke komoditas kacang-kacangan lain...
ini wajar, karena kedelai selain butuh banyak air untuk proses fotosintesis, dia juga butuh nutrisi yang ekstra
beda dengan kacang panjang, kacang polong atau kecang-kacang yang lain
pupuk yang langka dan mahal, air di masa kemarau yang susah
petani kita ini sedikit sekali yang mau menjadi pioner dan agen of change
lemah terhadap inovasi, pupuk mahal sebenere bukan masalah, ketika ada pupuk pengganti yang lebih ramah lingkungan, sebut saja pupuk organik yang sedang gencar-gencarnya di kabuaten karanganyar jawa tengah.
kemudian soal air yang susah. sumber air ada dua, dari dalam tanah atau dari hujan
kebanyakan tanah di negara ini tandus dan tadah hujan, karena apa, kandungan di dalam tanah minim.
tanah adalah sumber daya yang daat di perbaharui...
jadi, kenapa harus menjadi masalah ketika semua dapat dicari solusinya

asal ada usaha, pasti ada jalan
stake-holder saling bekerja sama, untuk mendapatkan hasil
hanya butuh kemauan dan meluangkan sedikit waktu
demi keadaan jangka panjang yang lebih baik
bukan keuntungan segeintir orang....

Senin, 04 Juni 2012

tiga perkara manusia super

manusia sebagai mahluk sosial selalu membutuhkan manusia lain untuk bertahan hidup
untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai mahluk yang dinamis
mereka membutuhkan interaksi, baik secara verbal maupun non verbal
namun kadang mereka menjadi serigala bagi manusia lain
sampai seorang penulis (lupa namanya), membuat kriteria manusia
Pertama manusia haram, yaitu manusia yang apa bila kepergiannya di harapkan sedang kedatangannya tidak pernah diinginkan. Kedua adalah manusia mubah, yaitu manusia yang kedatangan dan kepergiannya tidak terlalu di harapkan. jenis manusia ketiga adalah manusia sunah, yaitu manusia yang kedatangannya diharapkan namun kepergianya juga tidak juga menjadi masalah. Dan yang terakhir manusia ke empat adalah manusia wajib atau manusia super, yaitu manusia yang kedatangannya selalu di nanti, namun kepergiannya membuat ia akan dirindukan.

Pertanyaan yang kemudian timbul adalah, bagaimana menjadi manusia wajib, yang kedatangannya selalu di nantikan, namun kepergiannya selalu dirindukan. yang membuat orang lain memiliki wana berbeda setiap ia datang...
Dalam kesempatan kali ini, penulis mencoba membongkar dan merujuk pada konsep 3A ala Aa Gymnastiar, 3A tersebut adalah

1. aku menyenangkan bagi mu
setiap orang mampu bertindak sesuai pilihan-pilihan mereka sendiri, mereka memiliki akal untuk memilih yang mana yang baik dan yang buruk. Pilihan-pilihan itu mutlak memberi kita kebebasan untuk bertindak, mau menjadi manusia apa kita ini sebenarnya. Jika kita mampu bertindak menyakiti orang lain, jelas sekali bahwa orang lain pun mampu berindak seperti apa yang kita lakukan. maka jadilah orang yang mampu membuat orang lain mampu memberikan senyuman terindahnya, dengan kejujuran yang kita miliki, dengan bahasa yang baik dan menyenangkan. Seperti kata orang bijak, bahwa mencari seribu musuh lebih mudah dibanding dengan mencari satu kawan.

2. aku aman bagi mu
Beberapa waktu yang lalu, didaerah solo terjadi baku hantam antar ormas, yang tentu saja membuat orang-orang yang tidak terlibat juga merasa gusar, karena keamananya ikut terancam, karena kebebasan bermobilisasi di sekitar daerah konflik juga terganggu. Keamanan seolah menjadi sesuatu yang mahal, karena hanya akan di miliki kaum atas yang mampu menyewa bodyguard serta sedikit kebal terhadap hukum. Sedang kita yang selalu hilir mudik, orang yang tidak dikenal dan bukan siapa-siapa adalah target empuk untuk sasaran. Bagaimana untuk membuat aman diri kita, salah satunya dengan membuat aman orang disekitar kita. Jika setiap orang mampu berfikir seperti itu, berapa banyak orang dijalan yang siap menjaga anda :) dengan ini, keamanan bukan merupakan barang mahal lagi, karena setiap kita akan menjaga anda. Inilah yang dinamakan interaksi sosial, dimana seseorang tida dapat hidup tanpa orang lain (kecuali Tarzan)
Orang lain tidak merasa terancam hidupnya dengan kehadiran kita, mereka akan merasa aman dan nyaman dengan keberadaan kita. super sekali bukan :p

3. aku bermanfaat bagi mu
Teringat kata Imam Ali, Khalifah ke empat setelah Abu Bakar, Umar bin Khatab dan Ustman bin Afan, bahwa "sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya". Orang lain akan sangat terbantu dengan adanya anda di sisinya, perbuatan-perbuatan anda akan membuat orang lain merasa tidak sendiri. Kita bukan lagi hanya sekedar seonggok daging yang berjalan, yang menuai dari jaman industri, lahir bekerja mati. Menjadikan anda sangat berati untuk orang lain, dengan sifat kebermanfaatan.

Kata kunci yang ada di atas adalah
jika orang kita mampu berbuat, maka orang lain pun mampu untuk melakukan hal yang sama
dan jika kita mampu berparadigma, maka orang lain juga mampu melakukannya
maka berbuatlah yang baik, karena kebaikan dan keburukan adalah tabungan yang akan kita petik hasilnya
"akan kami balas kebaikan dan keburukan walau hanya sebesar biji zahra" (ayat)

"dan bagi tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya, maka berlombalah (kamu dalam) berbuat kebaikan. Dimana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu 
sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah maha kuasa atas segala sesuatu" ( Albaqarah 148)

mari menjadi manusia yang mampu membawa kebaikan bagi sesama :)
dengan cinta
dengan hati kita berbuat
untuk orang-orang yang kita sayangi
untuk orang-orang yang menyayangi kita
untuk orang-orang yang tidak mengenal rasa kasih
salam damai
salam kasih....